Abstract :
Depot air minum merupakan usaha yang mengelola air baku menjadi air minum
untuk dijual langsung kepada konsumen. Depot air minum di Kota Batam dengan
mudah ditemukan karena terdapat disetiap pemukiman warga dan peningkatan pada
persaingan tidak dapat dihindarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada depot air
minum di Kota Batam. Uji asumsi klasik dilakukan untuk menguji model regresi
sehingga diperoleh model regresi dari metode kuadrat terkecil yang menghasilkan
estimator linier tidak bias. Model regresi yang diperoleh berdistribusi normal,
terbebas dari gejala multikolieneritas, dan heteroskedastisitas. Penggunaan analisis
regresi linier berganda ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan sebab
akibat antara variabel dependen dengan variabel independen atau meneliti seberapa
besar pengaruh kualitas produk, harga, lokasi dan promosi terhadap variabel
dependen yaitu keputusan pembelian. Variabel kualitas produk (X1) dengan thitung
bernilai 2,845 > ttabel 2,06390 dengan taraf signifikan 0,009 < 0,05 disimpulkan
bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel
keputusan pembelian, maka H1 diterima. Variabel lokasi (X3) dengan thitung
bernilai 2,663 > ttabel 2,06390 dengan taraf signifikan 0,013 < 0,05 disimpulkan
bahwa lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel keputusan
pembelian, maka H3 diterima. Penulis menyarankan untuk pihak depot air minum
di Kota Batam agar mempertahankan kualitas produk air isi ulang galon, dan
pemilihan lokasi depot yang strategis agar meningkatkan keuntungan. Diharapkan
kedepannya akan lebih produktif dan menyempurnakan kegiatan promosi dan
harga, sekiranya dalam hal promosi di tingkatkan kembali agar masyarakat sekitar
lebih mengenal produk yang di jual. Kegiatan promosi dan harga diperlukan untuk
meningkatkan penjualan.