Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memberi usulan perbaikan pada tata letak
Usaha Kecil Menengah Bata Merah Wiyono sehingga didapat tata letak yang lebih
optimal dalam jarak lintasan, aliran material lebih sederhana, ongkos material
handling, serta merancang tempat istirahat untuk para pekerja di Usaha Kecil
Menengah Bata Merah Wiyono. Usaha Kecil Menengah Bata Merah Wiyono
dituntut untuk membuat jarak lintasan lebih pendek dan ongkos material handling
lebih murah. Data yang diperlukan diambil dengan melakukan wawancara terhadap
pemilik usaha dan melakukan observasi langsung ke tempat Usaha Kecil Menengah
Bata Merah Wiyono. Penelitian ini menggunakan metode Computerized Relative
Allocation of Facilities Techniques (CRAFT). Hasil dari analisis menggunakan
Metode CRAFT didapat OMH layout awal sebesar Rp 2.831.368,00 sedangkan
OMH layout alternatif sebesar Rp. 2.771.461,00 sehingga menghasilkan selisih
sebesar Rp. 59.906,00 dan jarak layout awal 315,9 m, sedangkan jarak alternatif
261,1 m sehingga selisih perpindahan material sebesar 54,8 m, dari hasil
perbandingan didapati selisih antara OMH layout awal dan OMH layout alternatif
yang lumayan besar maka perlu dilakukan penerapan pada layout alternatif guna
membuat produksi yang lebih optimal.