DETAIL DOCUMENT
Perancangan Penjadwalan Perawatan Mesin Curing pada PT. Nok Freudenberg
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Simanjuntak, Nestor Takkas
Subject
620.004 Teknik Desain, Pengujian, Pengukuran, Kualitas, Perawatan, Pemeliharaan, Perbaikan 
Datestamp
2024-11-06 03:04:11 
Abstract :
Aktivitas produksi sering mengalami hambatan dikarenakan tidak berfungsinya mesin-mesin produksi. Untuk menjaga kestabilan produksi perlu adanya sistem pemeliharaan mesin atau peralatan produksi. PT.NOK Freundenberg Sealing Technologies Batam merupakan salah satu perusahaan yang bergerak sebagai produsen dan pemasok oil seal untuk industri otomotif dan non-otomotif serta komponen cetakan rubber lainnya. Berdasarkan hasil laporan downtime produksi pembuatan seal ini banyak terdapat atau masalah breakdown pada mesin curing. Permasalahan pada mesin curing dapat menghambat proses produksi yang berdampak pada penurunan kapasitas produksi dan juga keterlambatan produksi yang dihasilkan dan juga belum ditemukan tindakan perawatan yang optimal. Reliability Centered Maintenance (RCM) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menentukan tindakan perawatan yang optimal untuk setiap komponen kritis mesin curring pada proses produksi pembuatan oil sealing. Hasil analisis dengan menggunakan metode RCM dalam menentukan distribusi yang akan digunakan dalam menghitung waktu antar kerusakan yang terjadi pada mesin curring menggunakan distribusi exponensial hal ini berdasarkan hasil perhitungan terbesar yaitu sebesar 3,278. Perhitungan penjadwalan pada mesin curing pada masing ?masing komponen dengan didasarkan perhitungan jenis kerusakan diantara yaitu sensor tidak menyala dilakukan penjadwalan preventive maintenance pada periode setelah pemakaian diatas 35,19 jam, abnormal show dilakukan penjadwalan preventive maintenance pada periode setelah pemakaian diatas 20,32 jam, temperatur error dilakukan penjadwalan preventive maintenance pada periode setelah pemakaian diatas 43,10 jam, SK abnormal penjadwalan preventive maintenance pada periode setelah pemakaian diatas 15,24 jam serta shaft patah penjadwalan preventive maintenance pada periode setelah pemakaian diatas 19,27 jam. Dengan dilakukannya penjadwalan perbaikan yang telah disarankan dimaksudkan dapat meminimalkan waktu downtime dan mengurangi jumlah reject produk oil sealing 
Institution Info

Universitas Putera Batam