Abstract :
Proses deburing adalah proses untuk membuat lubang pada dosing bush atau raw
part yang disesuaikan dengan spec QC. Pada proses ini karyawan yang melakukan
aktivitas deburing memiliki berbagai resiko kecelakaan kerja dan bahaya yang
dapat merugikan karyawan maupun perusahaan. Seperti tangan terjepit mesin, sisa
debu yang dihasilkan bisa menyebabkan batuk dan sesak nafas. Pada januari tahun
2022 terjadi kecelakaan kerja yang menyebabkan tangan karyawan terluka karena
terjepit mesin di departemen molding injection. Tujuan dari penelitian ini
melakukan analisis keselamatan dan kesehatan kerja di PT Yeakin Plastic Industry
untuk melakukan pencegahan kecelakaan kerja dan menerapkan K3 dengan
meningkatkan kinerja para karyawan khususnya pada proses kerja deburing.
Metode yang digunakan adalah metode HIRADC (Hazard Identification Risk
Assessment and Determining Control). Hasil penelitian adalah terdapat 4 risiko
(3,60%) termasuk dalam kategori tingkat risiko rendah, terdapat 10 risiko (9,00%)
termasuk dalam kategori tingkat risiko sedang, terdapat 48 risiko (43,2%)
termasuk dalam kategori tingkat risiko tinggi, terdapat 56 risiko (50,4%) termasuk
dalam kategori tingkat risiko ekstrim. Dengan mengganti bahan-bahan dan alat?alat yang sudah tidak layak dipakai dengan yang lebih aman, membuat Standard
Operating Procedure (SOP) yang berkaitan dengan mesin yang digunakan dalam
proses deburing, mewajibkan karyawan menggunakan APD lengkap selama
proses deburing