Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Susoko, Yohanes Josua Pranata
Subject
620.8 Teknik yang Berhubungan dengan Faktor Manusia
Datestamp
2024-11-05 04:10:27
Abstract :
PT Amtek Plastic Batam merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang
komponen plastik elektronik. Pada proses molding di perusahaan ini rata-rata
menggunakan karyawan wanita sebagai operator untuk proses molding. Banyak
ditemukan prilaku kerja yang kurang ergonomi di area kerja pada proses molding
ini, diantaranya melakukan pekerjaan dengan gerakan kaki dan tangan secara
repetitif menggunakan kursi tanpa sandaran, sehingga cepat menimbulkan
kelelahan kerja dan gangguan musculoskeletal. oleh sebab itu dilakukan penelitian
yang bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara kelelahan kerja yang
dirasakan karyawan wanita terhadap gangguan musculoskeletal. Untuk mengukur
kelelahan ini maka digunakan metode IFRC (Industrial Fatigue Research
Committee), sedangkan untuk mengukur keluhan gangguan muskuloskeletal
(MSDs) menggunakan kuesioner NBM (Nordic Body Map). Analisis regresi
sederhana digunakan untuk melihat tingkat hubungan antara kelelahan (X) terhadap
keluhan MSDs (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan
tingkat kelelahan termasuk kategori kelelahan berat dengan rata - rata nilai
persentase 75%. Dan untuk hasil keluhan MSDs menunjukkan bahwa karyawan
wanita termasuk kedalam kategori sangat sakit dengan rata ? rata nilai persentase
90%. Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan diperoleh hasil bahwa variabel
kelelahan (X) kerja berpengaruh signifikan terhadap variabel keluhan MSDs (Y)
pada karyawan wanita di PT Amtek Plastic Batam. Dengan koefisien determinasi
sebesar 61,8 (dibulatkan menjadi 62%) maka berpengaruh positif, artinya jika
semakin tinggi karyawan mengalami kelelahan kerja maka semakin tinggi pula
mengalami keluhan MSDs pada karyawan wanita di PT Amtek Plastic Batam.