DETAIL DOCUMENT
Desain Alat Bantu Packing pada Pekerjaan Mebel di Perusahaan Wood Production
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Marianti, Yuli
Subject
670 Manufaktur, Pabrik-pabrik 
Datestamp
2025-01-17 02:20:08 
Abstract :
Produktivitas memegang tiga pilar yang menopang suksesnya produktivitas yaitu kuantitas (Quantity), keselamatan (Safety), kualitas (Quality). Apabila produktivitas tercapai seringkali pekerja mengalami keluhan akibat cara kerja kurang nyaman dan pekerjaannya juga dilakukan secara berulang-ulang atau repatitif. Pekerjaan yang dilakukan secara berulang-ulang dapat mengakibatkan musculuskeletal disorders yakni terjadinya cedera pada bagian otot, urat syaraf, urat daging, persedian tulang. Keluhan musculuskeletal disorders dapat disebabkan oleh beberapa faktor yakni cara kerja yang salah, alat kerja yang tidak sesuai dengan penggunaannya, stasiun kerja yang tidak sesuai dengan pekerjanya. Adapun tujuan penelitian dari rumusan masalah adalah untuk Mengetahui bagaimana bentuk alat bantu packaging pada pekerja mebel di PT. Royce Enterprise Co. Pendekatan dengan metode antropometri merupakan suatu bidang yang mendukung Ergonomi, apalagi dalam perancangan peralatan yang mempunyai dasar prinsip ergonomi. Sehingga definisi dari antropometri adalah suatu bidang yang mendalami tentang pengukuran dimensu tubuh manusia. Pendekatan antropometri juga dapat digunakan untuk sebagai petunjuk desain perancangan suatu produk maupun fasiltas kerja laiinya yang juga memerlukan interasi dengan manusia. Dari penerapan metode pendekatan antropometri didapatkan hasil perancangan tinggi awal alat bantu packing adalah 35 cm setalah dirancang dengan acuan data antropometri dari operator adalah 73 cm. Dimensi antropometri yang digunakan dalam perancangan adalah tinggi siku berdiri tegak dengan menggunakan persentil 50 yang hasilnya adalah 87,8 jika dibulatkan maka hasilnya 88 dengan BKA 92,4 dan BKB 83. 
Institution Info

Universitas Putera Batam