Abstract :
Bengkel motor merupakan salah satu faktor penjamin kenyamanan penggunaan
sepeda motor. Tanpa adanya bengkel, pengendara akan mengalami kesulitan untuk
memberikan perawatan rutin dan memperbaiki sepeda motornya yang bermasalah.
Ketersediaan bengkel di setiap sudut kota juga belum tentu menjamin kenyamanan
penggunaan sepeda motor, hal ini bisa disebabkan beberapa faktor yaitu tidak
adanya informasi yang cepat dan akurat bagi konsumen mengenai stok atau
persediaan suku cadang motor yang tersedia seperti oli, rantai, lahar, dan lain
sebagainya. Sehingga konsumen yang datang ke bengkel sering kali merasa kecewa
karena setelah menunggu lama ternyata suku cadang yang dicari tidak tersedia.
Tidak lepas dari pola pemikiran pembelian konsumen dalam aspek keamanan,
kenyamanan dan jenis barang yang di perjualkan, dengan banyak nya kegiatan yang
dilakukan tiap hari data semakin bertambah banyak. Data yang telah di kumpulkan
tidak hanya sebagai data arsip oleh pihak bengkel melainkan di manfaatkan sebagai
data yang di olah sebagai data informasi yang digunakan untuk dapat meningkatkan
penjualan spartpart motor. Hal ini juga berdampak pada pemanfaatan data transaksi
penjualan yang ada karena data transaksi yang biasanya sebagai arsip menimbulkan
terjadi penumpukan data yang tidak di ketahui manfaat nya, padahal jika data
tersebut diolah dengan baik dapat bermanfaat sebagai informasi yang digunakan
untuk mengambil keputusan dalam memperoleh pengetahuan yang baru tentang
penjualan selain itu Sulit mengambil keputusan yang tepat untuk menentukan stock
barang berdasarkan pola pembelian spartpart, serta ketersedian bengkel di setiap
sudut kota belum tentu menjamin kenyamanan pengguna sepeda motor sebab tidak
adanya informasi yang cepat dan akurat. Untuk mendapatkan informasi tersebut,
dapat dilakukan dengan menggunakan teknik data mining