Abstract :
Menambang data atau upaya untuk menggali informasi dan pengetahuan yang berharga
pada database yang sangat besar disebut data mining atau Knowledge Discovery in
Database disingkat KDD. Salah satual goritma yang paling populer pada teknik data
mining adalah algoritma Apriori.Sedangkan dalam penemuan pola kombinasi
hubungan antar item-sets digunakan Association Rules (Aturan Asosiasi). Data Mining
telah diimplementasikan ke berbagai bidang, diantaranya bidang bisnis atau
perdangangan, bidang pendidikan, dan telekomunikasi. Dibidang bisnis misalnya hasil
implementasi data mining menggunakan algoritma Apriori dapat membantu para
pebisnis dalam kebijakan pengambilan keputusan terhadap apa yang berhubungan
dengan persediaan barang. Misalnya pentingnya sistem persediaan barang disuatu
Perusahaan dan jenis barang apa yang menjadi prioritas utama yang harus di stok untuk
mengantisipasi kekosongan barang. Karena minimnya stok barang dapat berpengaruh
pada penilaian customer dan pendapatan Perusahaan.Oleh sebab itu ketersediaan
berbagai jenis hasil produksi pada suatu perusahaan sebagai salah satu supplier barang?barang produksi, mutlak untuk mendukung kelancaran penyalurannya kepada
customer, sehingga aktivitas pemasaran perusahaan berjalan dengan baik. Seiring
dengan masalah diatas, data mining mampu menciptakan lingkungan bisnis yang
inteligen,untuk menghadapi semakin tingginya tingkat persaingan bisnis perusahaan
dimasa yang akan datang. Final rule dengan penentuan 80% minimum support untuk
item set 2 dan item set 3 serta 70% untuk item set 4 periode data bulan juni, juli, dan
agustus maka ditemukam bahwa hasil perhitungan manual dan aplikasi tanagra sudah
sesuai dengan hasil bulan juni terdapat 23 data untuk item set 2 dan 8 data untuk item
set 3 serta 35 data untuk itemset 4. periode juli terdapat 19 data untuk item set 2 dan
13 data untuk item set 3 serta 33 data untuk itemset 4, serta periode agustus terdapat
15 data untuk item set 2 dan 1 data untuk item set 3 serta 7 data untuk itemset 4