Abstract :
Seiring dengan perkembangan perekonomian dari tahun ke tahun, industri ritel
merupakan salah satu dari beberapa industri yang mengalami perkembangan yang
cukup baik, salah satunya yaitu PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. atau biasa disebut
dengan Alfamart. Kegiatan pemasaran pada Alfamart yang berfokus pada jual beli
barang kebutuhan makanan dan non-makanan dengan jumlah transaksi yang cukup
besar pada total penjualan harian, sebuah perusahaan membutuhkan alat bantu
analisis untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi perusahaan.
Dikarenakan Alfamart merupakan salah satu perusahaan ritel berskala besar,
terdapat beberapa permasalahan yang sering dijumpai sehari-harinya yaitu
penentuan tata letak barang yang kurang strategis dan mudah dinotice oleh
customer, tidak diketahuinya produk apa saja yang paling sering dibeli secara
bersamaan oleh konsumen dan beberapa jenis barang di gudang yang overstock.
Oleh karena itu, diadakan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui produk yang
paling banyak diminati konsumen Alfamart Centre Park, mengetahui strategi
pengendalian jumlah produk di gudang penyimpanan dan membantu manajemen
mengembangkan strategi perusahaan dengan implementasi data mining pada
software Rapidminer. Pengujian dilakukan dengan 2 (dua) tahap, yaitu secara
manual dengan tabulasi data di excel dan kemudian diuji kesamaan hasil pada
software Rapidminer. Terdapat 61 data transaksi dan 25 item produk yang akan
dijadikan bahan pengujian dalam penelitian ini. Pengujian data secara manual dan
menggunakan Rapidminer menghasilkan 10 kecocokan rules yang berarti
pengujian yang telah dilakukan akurat. Hasil penelitian ini yaitu ditemukannya 10
aturan asosiasi dengan minimum support 40% dan confidence 70% yang diharapkan
dapat menjadi rekomendasi bagi pelaku usaha untuk meningkatkan strategi
penjualan. Dampak penataan produk bagi perusahaan jika mengaplikasikan hasil
penelitian untuk kedepannya maka akan membuat konsumen Alfamart merasa
dimudahkan dalam pencarian barang, persediaan di gudang selalu available dan
tidak overstock. Sehingga pendapatan toko meningkat dan kerugian terhadap
produk lain pun menurun. 3. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi,
gambaran serta bahan pertimbangan kepada pihak-pihak manajemen Alfamart
dalam pengembangan strategi penjualan.