Abstract :
Saat ini tidak mungkin untuk meramalkan apakah akan hujan atau cerah di
Indonesia, khususnya di kota Batam. Hal ini terus menjadi masalah yang signifikan
bagi mereka yang mengeringkan pakaian, terutama dalam cuaca basah. Saat cuaca
seperti ini, masyarakat khawatir karena tidak sempat mengambil pakaian saat cuaca
basah karena pakaian yang telah dijemur sering dibiarkan berkeliaran. Selain itu,
lingkungan tropis Indonesia sering mengalami musim hujan yang berkepanjangan,
dan terdapat berbagai daerah dengan curah hujan yang berlebihan, yang membuat
kita mewaspadai penjemuran pakaian di luar. Penulis memperoleh desain penarik
jemuran otomatis dari uraian masalah yang diberikan di atas. Dengan sensor hujan
dan sensor resistor bergantung cahaya, alat ini menggunakan mikrokontroler
Arduino Uno. Alat ini mendeteksi cuaca dengan menggunakan sensor hujan dan
sensor LDR. Saat sensor LDR tidak mendeteksi adanya cahaya, program
mengartikannya sebagai hujan, dan memindahkan jemuran ke lokasi yang
terlindung dari hujan. Alat akan memindahkan jemuran ke lokasi yang terkena sinar
matahari saat sensor mendeteksi sinar matahari karena akan mengartikannya
sebagai tanda bahwa di luar panas. Sementara tetesan air hujan dideteksi oleh sensor
hujan. Pengguna dapat mengatur jemuran agar tidak stres saat hujan dengan
menggunakan penarik jemuran otomatis