Abstract :
Perusahaan memerlukan program pelatihan yang efektif dan memberikan
dukungan yang memadai untuk pengembangan karir karyawan. Selain itu,
manajemen perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat menyebabkan stres
kerja dan mencari cara untuk mengelolanya dengan baik guna meningkatkan
kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan
kerja, pengembangan karir dan stres kerja terhadap kinerja karyawan PT Volex
Indonesia. Populasi yang dapat dipergunakan dengan dengan total jumlah
karyawan sebanyak 135 orang yang ditarik dengan teknik penentuan sampel
berdasarkan sampling jenuh. Data yang digunakan dalam penelitian ini
dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada karyawan PT Volex
Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi
linier berganda, yang kemudian di uji melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik,
uji pengaruh dan uji hipotesis. Temuan penelitian dalam uji t menunjukkan bahwa
pelatihan kerja berpengaruh secara positif serta signifikan secara parsial terhadap
kinerja karyawan PT Volex Indonesia, pengembangan karir berpengaruh secara
positif serta signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan PT Volex
Indonesia, stres kerja berpengaruh secara positif serta signifikan secara parsial
terhadap kinerja karyawan PT Volex Indonesia. Penemuan pada uji F bahwasanya
pelatihan, pengembangan karir dan stres kerja berpengaruh positif dan signifikan
secara simultan terhadap kinerja karyawan PT Volex Indonesia.