Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan,
persepsi manfaat, dan persepsi resiko terhadap minat masyarakat dalam
pembayaran non tunai di Trans Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada responden yang merupakan
pengguna layanan Trans Batam. Populasi yang diambil pada kelompok
masyarakat yang memanfaatkan layanan Transportasi Trans Batam pada bulan
Mei 2023, dengan jumlah total penumpang sebanyak 93.063 orang. Ukuran
sampel melalui Slovin pada hasil perhitungan 100 responden dalam pendekatan
simple random sampling. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan uji
kualitas data, uji asumsi klasik, uji pengaruh dan uji hipotesis. Hasil dari analisis
regresi linier berganda menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dapat
peningkatan 17,8% terhadap minat masyarakat. Persepsi manfaat dapat
peningkatan 12,0% terhadap minat masyarakat. Persepsi resiko dapat peningkatan
13,4% terhadap minat masyarakat. Analisis koefisien determinasi (R2
)
menunjukkan bahwa dengan besaran 68,8% dari minat masyarakat dalam
pembayaran non tunai di Trans Batam telah dapat dengan dijelaskan oleh persepsi
kemudahan, persepsi manfaat serta persepsi resiko. Hasil dari uji hipotesis
menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan persepsi kemudahan,
persepsi manfaat serta persepsi resiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap
minat masyarakat dalam pembayaran non tunai di Trans Batam