Abstract :
Kesulitan keuangan dapat dialami oleh semua perusahaan, terutama perusahaan
yang tengah mengalami krisis ekonomi. Apabila tidak diselesaikan maka
perusahaan bisa bangkrut. Menganalisa masalah keuangan penting karena
perusahaan akan menghadapi masalah keuangan sebelum bangkrut. Saat
menganalisis financial distress, laporan keuangan dapat memberikan informasi
tentang situasi keuangan perusahaan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui
pengaruh current ratio, return on asset, dan debt to asset ratio terhadap financial
distress. Subjek penelitian ini ialah perusahaan di sektor barang konsumsi yang
terdaftar di BEI. Populasi pada penelitian ini ialah 49 perusahaan periode 2015-
2019. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode
porposive sampling, sehingga diperoleh 36 perusahaan yang memenuhi kriteria.
Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang
diperoleh dari BEI. Metode analisis yang dipakai pada penelitian ini ialah analisis
regresi logistik yang diolah dengan SPSS v22. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa secara parsial variabel Current Ratio dan Debt to Asset Ratio berpengaruh
namun tidak signifikan terhadap financial distress, sedangkan variabel Return On
Asset berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress. Secara
simultan variabel rasio Current Ratio, Return On Asset dan Debt to Asset Ratio
berpengaruh dan signifikan terhadap financial distress.