Abstract :
Perbankan merupakan wali atau yang bertanggung jawab atas keuangan yang
telah dipercayakan oleh masyarakat. Namun, realitanya masih ada kasus kecurangan
yang terjadi pada bank terutama untuk Bank BUMN. Penelitian ini dibuat untuk
mengetahui pengaruh dari Audit internal, Efektivitas Komite Audit, dan Pengendalian
Internal terhadap Pencegahan Fraud. Metode analisis data yang dilakukan adalah
dengan menyebarkan kuesioner kepada karyawan bank yang terdiri dari karyawan
yang bekerja di bidang operasional, kredit, dan teknologi dan informasi dan ditemukan
hasil sebanyak 100 responden dari karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji
F, dan uji koefisien determinasi (R2) serta menggunakan uji asumsi klasik yaitu uji
normalitas, uji multikolinieritas, dan uji heteroskedastisitas. Berdasarkan uji t, audit
internal memiiki nilai t hitung yaitu 3,098 > 1,985 (t tabel) maka dapat disimpulkan
bahwa audit internal berpengaruh positif terhadap pencegahan fraud pada Bank BUMN
di Batam, efektivitas komite audit berpengaruh positif terhadap pencegahan fraud pada
Bank BUMN di Batam dengan nilai t hitung 2,806 > 1,985 (t tabel), dan pengendalian
internal tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud pada Bank BUMN di Batam
dengan nilai t hitung -0,336 < 1,985 (t tabel). Berdasarkan uji hipotesis F, audit internal,
efektivitas komite audit, dan pengendalian internal secara signifikan berpengaruh
positif terhadap pencegahan kecurangan pada Bank BUMN di Batam dengan nilai f
hitung sebesar 36,153 > 2,70 (t tabel).