Abstract :
Penggunaan teknologi keuangan (fintech) semakin meluas di berbagai sektor,
termasuk di kalangan mahasiswa sebagai pengguna potensial. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh security, perceived usefulness, dan
perceived ease of use terhadap adoption intention fintech mahasiswa di Kota
Batam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
pendekatan positivisme, menggunakan survei dan instrumen kuesioner sebagai
teknik pengumpulan data. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa di
Kota Batam, dengan jumlah populasi yang terdaftar pada tahun pembelajaran
periode ganjil 2022 sebanyak 1.604 mahasiswa. Hasil uji F menunjukkan bahwa
nilai F hitung sebesar 85,159 lebih besar dari F tabel sebesar 3,06 dengan tingkat
signifikansi sebesar 0,000. Hal ini mengindikasikan bahwa security, perceived
usefulness, dan perceived ease of use secara simultan berpengaruh terhadap
adoption intention fintech mahasiswa di Kota Batam. Hasil uji parsial menunjukkan
bahwa security, perceived usefulness, dan perceived ease of use memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap adoption intention fintech mahasiswa di Kota
Batam. Hasil ini memberikan wawasan yang berharga bagi penyelenggara fintech
dan lembaga pendidikan untuk lebih memahami faktor-faktor yang memotivasi atau
menghambat mahasiswa dalam mengadopsi teknologi keuangan. Implikasi temuan
ini dapat memberikan wawasan kepada penyedia layanan fintech, perguruan tinggi,
dan pihak terkait untuk meningkatkan aspek keamanan, kegunaan, dan kemudahan
penggunaan dalam upaya meningkatkan adopsi fintech di kalangan mahasiswa di
Kota Batam.