Abstract :
Pertumbuhan ekonomi suatu negara sangat terkait dengan keberadaan Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pendorong utama. UMKM tidak
hanya mengontrak sumber daya manusia, melainkan juga memberikan sumbangan
penting pada pendapatan regional. Pentingnya laporan keuangan yang mematuhi
standar yang berlaku, terutama Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Mikro,
Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntansi
Indonesia (IAI), sangatlah besar dalam pertumbuhan UMKM. Penelitian ini
bertujuan untuk mengenali dampak Persepsi, Kualitas Sumber Daya Manusia
(SDM), dan Sosialisasi terhadap penerapan SAK EMKM dalam laporan keuangan
UMKM di Kota Batam. Dalam penelitian ini, sampel diambil dari 875 entitas yang
terdaftar di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melalui metode purposive sampling,
yang menghasilkan 151 sampel. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer
yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan rumus
Slovin. Analisis data yang dilakukan meliputi uji statistik deskriptif, uji kualitas
data, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji hipotesis, dan analisis
koefisien determinasi. Berdasarkan hasil pengujian dalam penelitian ini,
disimpulkan bahwa Persepsi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
penerapan SAK EMKM, Kualitas SDM memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap penerapan SAK EMKM, dan Sosialisasi juga memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap penerapan SAK EMKM. Secara simultan, Persepsi, Kualitas
SDM, dan Sosialisasi secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan
terhadap penerapan SAK EMKM. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa
sebesar 59,3% dari penerapan SAK EMKM dipengaruhi oleh variabel independen
yang diuji dalam penelitian ini, sedangkan 40,7% sisanya dipengaruhi oleh variabel
lain yang tidak diteliti dalam riset ini.