Abstract :
Jumlah konsultan pajak di Indonesia dan di kota Batam khususnya masih relatif
sedikit dibandingkan dengan jumlah wajib pajak yang ada di Indonesia dan di Kota
Batam. Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi Pemilihan Karir Sebagai
Konsultan pajak yaitu persepsi, pengakuan profesional dan self-efficacy.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif serta
memakai metode survei dan instrumen kuesioner. Populasi dalam penelitian ini
adala mahasiswa jurusan akuntansi di Kota Batam yang terdaftar di DIKTI
(Direktorat Jenderal Pajak Pendidikan Tinggi) periode ganjil tahun 2023 dengan
jumlah mahasiswa sebanyak 1.354. Hasil Peneltian yang diperoleh menggunakan
uji F menyatakan bahwa nilai F hitung lebih besar dari f tabel (64.569 > 2.71) dan
nilai signifikan kecil dari 0.05 (0.000 < 0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa
persepsi, pengakuan profesional dan self-efficacy berpengaruh secara simultan
terhadap pemilihan karir sebagai konsultan pajak. Hasil penelitian secara parsial
menyatakan bahwa persepsi berpengaruh signifikan terhadap pemilihan karir
sebagai konsultan pajak denagn nilai t hitung lebih besar dari t tabel 4.712 > 1.987,
pengakuan profesional berpengaruh signifikan terhadap pemilihan karir sebagai
konsultan pajak denagn nilai t hitung lebih besar dari t tabel 3.216 > 1.987 dan self -efficacy berpengaruh signifikan terhadap pemilihan karir sebagai konsultan pajak
denagn nilai t hitung lebih besar dari t tabel 2.348 > 1.987.