Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan bukti empiris serta
memahami dampak dari sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor
Pelayanan Pajak (KPP) Batam Selatan, pengaruh layanan fiskus terhadap
kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Batam Selatan, dan peran
preferensi risiko dalam mempengaruhi hubungan antara sanksi pajak dan kepatuhan
wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak Batam Selatan. Penelitian ini melibatkan
populasi wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Batam
Selatan sebanyak 400.034 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode
probability sampling dengan teknik pengambilan data simple random sampling.
Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak yang
terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Batam Selatan. Pengumpulan data dilakukan
melalui Google Form dengan pengukuran menggunakan skala Likert dan pilihan 1
hingga 6 untuk mengukur variabel preferensi risiko, serta dilakukan wawancara
lisan. Jumlah responden yang berpartisipasi adalah sebanyak 117 wajib pajak,
dengan mayoritas (88,9%) berusia 20 hingga 30 tahun. Teknik analisis data
menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi
pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak
Batam Selatan, sementara layanan fiskus memiliki pengaruh terhadap kepatuhan
wajib pajak di kantor yang sama. Selain itu, tidak terdapat pengaruh sanksi pajak
yang dimoderasi oleh preferensi risiko terhadap kepatuhan wajib pajak di Kantor
Pelayanan Pajak Batam Selatan.