Abstract :
Peran pemerintah cukup besar dalam perekonomian, seperti pada pelaksanaan
desentralisasi fiskal guna tercapainya tujuan pokok pembangunan yakni
pertumbuhan ekonomi ideal. Hal ini memuat Pendapatan Asli Daerah, Dana
Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil dimanfaatkan untuk memajukan
perekenomian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil secara parsial
serta simultan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Batam. Laporan realisasi
anggaran PDRB dan APBN Kota Batam adalah populasi dalam penelitian ini, serta
didapat sampel empat puluh data penelitian. Temuan ini menggunakan metode
kuantitatif, dengan memanfaatkan aplikasi pengolah data berupa SPSS versi 26
untuk uji regresi linear berganda. Hasil temuan menyatakan bahwa pendapatan asli
daerah tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam dengan nilai
thitung yakni -0,720 < ttabel -2,028 serta nilai 0,476 signifikansi > 0,05, dana alokasi
umum berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam dengan
nilai thitung -3,027 > ttabel -2,028 dan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0,05, dana
bagi hasil berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Batam dengan
nilai thitung -2,797 > ttabel -2,028 dan nilai signifikansi sebesar 0,008 < 0,05. Namun,
hasil dari uji F menyatakan bahwa pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan
dana bagi hasil secara bersama-sama berpengaruh dan signifikansi terhadap
pertumbuhan ekonomi dengan nilai Ftabel 3,119 > Fhitung 2,87 dan nilai signifikan
0,038 < 0,05.