Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui potensi kebangkrutan
dengan menggunakan model Altman Z-Score pada perusahaan manufaktur sektor
textile dan garment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2019.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling dengan menetapkan kriteria tertentu
dalam memilih sampel penelitian sehingga 6 perusahaan dijadikan sampel. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan teknik analisis yang
digunakan adalah model Altman Z-Score modifikasi. Persamaan model Altman ZScore
adalah Z"=6,56 X
1
+ 3,26 X
2
+ 6,72 X
3
+ 1,05 X
. Kemudian
diklasifikasikan kedalam kategori tidak bangkrut, daerah kelabu dan bangkrut
didasarkan pada nilai cut-off Z-score model altman yaitu: Jika Z lebih besar dari
2,60 maka perusahaan termasuk dalam kategorti tidak bangkrut, jika Z diantara
1,1 dan 2,60 maka perusahaan termasuk dalam kategori daerah kelabu jika Z lebih
kecil dari 1,1 maka perusahaan dalam kondisi bangkrut. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat 2 perusahaan yang diprediksi berpotensi bangkrut
yaitu PT Panasia Indo Resources dan PT Sunson Textile Manufacturer, 2
perusahaan yang diprediksi dalam kondisi daerah kelabu atau rawan bangkrut
yaitu PT Ricky Putra Globalindo dan PT Nusantara Inti Corpora dan 2 perusahaan
yang diprediksi dalam kondisi tidak bangkrut atau sehat PT Star Petrochem dan
PT Trisula International.