Abstract :
Kinerja keuangan adalah suatu bentuk penilaian terhadap perusahaan yang dapat
dilihat dari kemampuan dalam mengefisienkan operasional perusahaannya agar
tercapai kinerja yang baik. Dengan melakukan penilaian kinerja keuangan
perusahaan dapat menggambarkan kondisi keuangan perusahaan dan prestasi
kerja yang telah dicapai oleh perusahaan dalam periode tertentu salah satunya
nilai tambah pasar atau market value added. Semakin tinggi market value added
maka semakin tinggi harga saham perusahaan di pasar modal yang mengartikan
semakin tinggi kinerja keuangan perusahaan dalam memakmurkan pemegang
saham yang juga semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
good corporate governance dan leverage terhadap kinerja keuangan pada
perusahaan manufaktur sektor consumer goods industry yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia. Variabel yang digunakan kepemilikan institusional, kepemilikan
manajerial, proporsi dewan komisaris independen, komite audit dalam good
corporate governance. Debt to equity ratio diproksikan dalam leverage. Market
value added proksi yang digunakan untuk kinerja keuangan. Populasi dalam
penelitian ini berjumlah 61 perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan
non probability sampling dengan jenis metode purposive sampling diperoleh
sampel sebanyak 16 perusahaan yang memenuhi kriteria penyeleksian. Jenis data
dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang
diperoleh melalui Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data menggunakan
regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 21. Hasil
uji t menyatakan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, komite audit
dan debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan
dan proporsi dewan komisaris independen secara parsial berpengaruh signifikan
negatif terhadap kinerja keuangan. hasil penelitian uji F menunjukkan secara
simultan variabel kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, proporsi
dewan komisaris independen, komite audit dan debt to equity ratio berpengaruh
signifikan terhadap kinerja keuangan.