Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh arus kas operasi, arus
kas investasi, arus kas pendanaan, dan return on asset terhadap harga saham.
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perbankan yang terdaftar dalam Bursa
Efek Indonesia pada tahun 2015?2019 dengan total populasi 45 perusahaan.
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total
sampel 31 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier
berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan menganalisis
data tersebut adalah SPSS versi 25. Hasil uji t menunjukkan arus kas operasi
sebesar ?2.115> ?1.65508 dengan sig 0.036 <0.05 sehingga dapat disimpulkan
bahwa arus kas operasi berpengaruh signifikasi harga saham. Arus kas investasi
memiliki nilai t hitung sebesar ?0,894 1,65508 dengan sig 0,373> 0,05
sehingga dapat disimpulkan bahwa arus kas investasi tidak memiliki pengaruh
signifikan terhadap harga saham. Arus kas pendanaan memiliki nilai t hitung
sebesar ?2,762> ?1,65508 dengan sig 0,006 <0,05 sehingga dapat disimpulkan
bahwa arus kas pendanaan memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham.
Dan return on asset memiliki nilai t hitung sebesar ?11.156> ?1.65508 dengan sig
0,000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa return on asset memiliki
pengaruh signifikan terhadap harga saham. Sedangkan hasil uji f menunjukkan
nilai 45,068> 2,43 dengan sig 0,000 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa
arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan return on asset
secara simultan berpengaruh terhadap harga saham. Pada pengujian koefisien
determinasi R
2
, didapatkan variabel arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas
pendanaan, dan return on asset memiliki nilai R
2
sebesar 0,546. Ini berarti
persentase variabel arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan, dan
return on asset dalam model regresi sebesar 54,6 persen, sisanya 45,4 persen
dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terlibat dalam model penelitian ini.