Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Harianja, Nur Aisyah
Subject
620.004 Teknik Desain, Pengujian, Pengukuran, Kualitas, Perawatan, Pemeliharaan, Perbaikan
Datestamp
2024-05-02 01:47:15
Abstract :
Persaingan dalam Industri pangan, tidak hanya terjadi pada skala output produksi
atau merek saja, namun juga pada kualitas produk yang dihasilkan. Perusahaan
perlu melakukan tindakan pengendalian kualitas untuk menjaga kualitas
produknya agar sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan oleh perusahaan,
sehingga produknya dapat diterima oleh konsumen. Griya Keripik Tempe
merupakan perusahaan pangan yang dalam proses produksinya masih terdapat
cacat yang bervariasi dan berfluktuasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi tingkat variasi cacat dalam proses produksi, mengidentifikasi
tingkat kinerja pengendalian mutu dengan mencari nilai DPMO, dan perancangan
alat potong dengan metode QFD, diagram tulang ikan digunakan untuk
mengidentifikasi penyebab cacat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada
data yang berada di luar batas kendali p-chart, nilai ini masih tergolong rendah.
Berdasarkan diagram tulang ikan diketahui bahwa faktor manusia, mesin, metode,
material dan lingkungan menjadi penyebab terjadinya cacat pada produksi keripik
tempe. Hasil perancangan alat pemotong tempe berbentuk kubus, bilahnya
banyak, tuas pengepresnya dan wadah potongan tempenya.