Abstract :
Penelitian ini dilakukan pada karyawan di UKM Moro Asih, di mana proses
pembuatan bakso masih dilakukan tanpa meja kerja, yang dapat menyebabkan
Gangguan Muskuloskeletal (MSD) pada karyawan. Melalui distribusi kuesioner
Nordic Body Map (NBM), ditemukan bahwa 2 dari 3 pekerja memiliki tingkat
risiko muskuloskeletal "Sangat Tinggi", menunjukkan perlunya tindakan
komprehensif dan segera. Untuk melakukan perbaikan, metode Rapid Entire Body
Assessment (REBA) digunakan dengan merancang meja kerja yang sesuai dengan
postur tubuh karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor REBA sebelum
menggunakan meja kerja dan kursi adalah 7 (risiko sedang), sedangkan dengan
meja kerja dan kursi yang diusulkan, skornya turun menjadi 3 (risiko rendah).
Perubahan signifikan ini menunjukkan bahwa penambahan fasilitas ini efektif
mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal pada karyawan di bagian produksi
bakso.