Abstract :
Mixue merupakan salah satu perusahaan es krim di Indonesia yang menawarkan
harga yang murah, belakangan ini pembicaraan negatif mengenai Mixue mulai
banyak seperti es krim yang mudah cair, terlalu manis dan tidak semua produk
Mixue enak, serta Mixue yang pertama kali masuk ke Indonesia belum memiliki
sertifikasi halal dan variasi produk mereka yang mulai tertinggal dari pesaing
mereka hal ini mengakibatkan terjadinya penurunan minat beli ulang masyarakat
terhadap produk Mixue. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh masih-masih
variabel yaitu Word of Mouth, sertifikasi halal, dan variasi produk terhadap minat
beli ulang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode
kuantitatif, populasi dari penelitian ini yaitu masyarakat Kota Batam yang sudah
pernah membeli Mixue minimal 1 kali dengan jumlah sampel sebanyak 100
responden dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan metode
Non Probability Sampling serta menggunakan metode analisis data yaitu regrasi
linear berganda. Alat yang digunakan untuk pengelolahan data statistik dengan
program SPSS 25. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa Word
of Mouth berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang produk Mixue Batam
dengan nilai t hitung 2,602 > t tabel 1,985 dan nilai signifikansi 0,011< 0,05,
sertifikasi halal juga berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang produk
Mixue Batam dengan t hitung 2,566 > t tabel 1,986 dengan nilai signifikansi 0,012
< 0,05 dan variasi produk berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang produk
Mixue Batam dengan nilai t hitung 4,844 > t tabel 1,985 dengan nilai signifikansi
0,000< 0,05. Uji f diperoleh bahwa Word of Mouth, sertifikasi halal, dan variasi
produk berpengaruh simultan terhadap minat beli ulang produk Mixue Batam
dengan nilai f hitung 83,970 > f tabel 2,70 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05.