Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Subakti, Muhammad Alfisyahri
Subject
623.4 Teknik Persenjataan
Datestamp
2024-10-15 07:48:41
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran pemerintah dalam perlindungan
hukum terkait pemberian kewenangan perbakin dalam memberikan izin tembak
bagi masyarakat. Meskipun masyarakat sipil telah mendapatkan izin resmi,
kepemilikan senjata api tetap menimbulkan berbagai potensi ancaman dan risiko
yang memerlukan regulasi dan pengawasan ketat. Penelitian ini menggunakan
pendekatan yuridis normatif dan metode analisis peraturan perundang-undangan
yang relevan, serta kajian terhadap literatur hukum dan kebijakan terkait. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah menetapkan regulasi yang
komprehensif untuk mengatur kepemilikan dan penggunaan senjata api oleh
masyarakat sipil. Regulasi tersebut mencakup Undang-Undang Nomor 12 Tahun
1951 tentang Senjata Api dan Bahan Peledak, Peraturan Kapolri Nomor 18 Tahun
2015 tentang Perizinan, Pengawasan, dan Pengendalian Senjata Api, serta peraturan
lainnya yang mengatur prosedur perizinan, syarat-syarat kepemilikan, dan
pengawasan penggunaannya. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi
berbagai tantangan, seperti kurangnya koordinasi antar lembaga terkait,
keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi dalam pengawasan, serta
lemahnya penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi. Selain itu,
kesadaran hukum masyarakat mengenai tanggung jawab dan risiko kepemilikan
senjata api juga perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan
efektivitas koordinasi antar lembaga, penegakan hukum yang lebih tegas dan
konsisten, serta edukasi kepada masyarakat mengenai risiko dan tanggung jawab
kepemilikan senjata api berizin. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan
perlindungan hukum terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh kepemilikan senjata
api berizin oleh masyarakat sipil dapat terwujud secara optimal.