Abstract :
Peningkatan persaingan dalam dunia bisnis meningkatkan kebutuhan akan tenaga
kerja yang berkualitas sesuai standar guna dapat mendukung kelancaran dalam
proses operasional Perusahaan. Peran yang dimainkan oleh tenaga kerja yang
terampil dan andal merupakan peran yang sangat penting dalam mengelola bisnis
dan memberikan manfaat yang signifikan bagi Perusahaan. Penelitian ini memiliki
tujuan untuk menguji seberapa jauh peran motivasi kerja, beban kerja, dan stress
kerja mampu mempengaruhi kinerja karyawan pada PT Pionika Automobil. Jumlah
sampel yang di ambil merupakan sebanyak 112 responden aktif yang merupakan
karyawan PT Pionika Automobil dengan menggunakan metode penelitian
kuantitatif. Metode pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji
validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji koefisien
determinasi, dan uji hipotesis. Penelitian ini menggunakan program SPSS
(Statistical Product and Service Solution) versi 26 sebagai alat pengujian data. Dari
hasil penelitian, menunjukkan bahwa motivasi kerja, beban kerja, dan stress kerja
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil dari analisis koefisien
determinasi menyatakan bahwa motivasi kerja, beban kerja, dan stress kerja
berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan sebesar 61.3%. Sedangkan
sisanya dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti.