DETAIL DOCUMENT
Analisis Perbandingan Penerapan Metode Saw dan Topsis dalam Penentuan Siswa Penerima Kartu Indonesia Pintar di SMPN 16 Batam
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Siagian, Devina Desliana
Subject
004.21 Sistem Analis dan Desain Komputer 
Datestamp
2024-10-21 03:57:07 
Abstract :
SMPN 16 Batam adalah salah satu sekolah di Kepulauan Riau yang melaksanakan Program Indonesia Pintar melalui Kartu Indonesia Pintar. Proses seleksi siswa yang diajukan kepada pemerintah sebagai siswa penerima Kartu Indonesia Pintar masih dilakukan secara manual melalui pertimbangan Kepala Sekolah. Untuk meminimalisir kesalahan dan mendapatkan hasil yang adil maka diperlukan metode pengambilan keputusan dalam menetukan siswa yang layak menerima Kartu Indonesia Pintar. Pada penelitian ini mengunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity of Ideal Solution (TOPSIS). Pemilihan kedua metode pengambilan keputusan ini karena kedua metode ini memiliki perhitungan yang tidak rumit. Perbandingan kedua metode ini bertujuan untuk melihat perbedaan hasil keputusan dari kedua metode tersebut. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan orangtua,status kelengkapan orangtua,status terdata Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),nilai raport, dan prestasi. Data alternatif yang digunakan sebanyak 77 data dari 344 data siswa SMPN 16 Batam penerima bantuan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan siswa yang layak menerima bantuan tersebut adalah Al Furqan Syarifuddin dengan hasil 0,93 pada Simple Additive Weighting (SAW) dan 0,206 pada Technique for Order Preference by Similarity of Ideal Solution (TOPSIS). Kedua metode tersebut menghasilkan keputusan yang sedikit berbeda pada urutan prioritas siswa namun menghasilkan top rekomendasi siswa penerima Kartu Indonesia Pintar. 
Institution Info

Universitas Putera Batam