Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis pelanggaran maksim dalam
film. Teori dari Grice (1975) diterapkan sebagai teori utama. Selain itu penelitian
ini menggunakan film ?Persuasion? sebagai sumber datanya. Deskriptif kualitatif
digunakan sebagai metode dalam desain penelitian. Untuk metode dan teknik
pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasional dan teknik
non partisipatif yang dikemukakan oleh Sudaryanto (2015). Penelitian ini
menggunakan metode identitas pragmatis dan teknik penyetaraan pragmatik dari
Sudaryanto (2015) dalam menganalisis data. Hasil penelitian ini menemukan
17data pelanggaran maksim kuantitas, 10data pelanggaran kualitas maksim, 5
data pelanggaran hubungan maksim, dan 6 data pelanggaran maksim cara. Tiga
pelanggaran maksim yang dominan adalah kuantitas, kualitas, dan hubungan.
Adapun pelanggaran maksim yang paling sedikit ditemukan adalah pelanggaran
maksim kualitas dengan kemunculan sebanyak 5 di dalam film persuasion.