DETAIL DOCUMENT
The application of the international bar association guidelines on conflicts of interest in international arbitration as a standard to determine the impartiality and independence of an arbitrator = Aplikasi pedoman international bar association mengenai k
Total View This Week0
Institusion
Universitas Pelita Harapan
Author
Situmeang, Joshua Raja Parlindungan
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2021-11-18 08:23:25 
Abstract :
Skripsi ini akan membahas mengenai Pedoman ?International Bar Association? mengenai Konflik Kepentingan dalam Arbitrase Internasional atau disebut secara singkat sebagai ?Pedoman IBA?. Dalam arbitrase, ada keperluan bagi seorang arbiter untuk memiliki posisi yang imparsial dan independen dari para pihak dalam kasus arbitrase tersebut. Namun, pengaturan mengenai imparsialitas dan independensi seorang arbiter hanya sebatas keperluan seorang arbiter untuk imparsial dan independen. Satu-satunya peraturan yang dengan jelas mendeskripsikan standar imparsialitas dan independensi seorang arbiter adalah Pedoman IBA. Pedoman IBA memberikan contoh-contoh situasi aktual yang dapat menunjukkan keberpihakan seorang arbiter. Ini memberikan panduan yang jelas kepada pihak-pihak dalam kasus arbitrase dalam memilih arbiter yang sesuai standar. Pokok penelitian skripsi ini akan membahas mengenai mengapa Pedoman IBA dianggap sebagai standar internasional terbaik, dan mengenai penggunaan Pedoman IBA dalam proses arbitrase dalam kasus arbitrase yang ditangani oleh institusi arbitrase maupun dalam pengadilan nasional. Dengan tujuan tersebut, skripsi ini akan melihat proses formulasi Pedoman IBA dan membandingkannya dengan standar imparsialitas dan independensi yang sudah ada, yaitu dari peraturanperaturan arbitrase yang sudah ada dan juga dalam hukum arbitrase negara-negara tertentu. Selanjutnya, skripsi ini akan menunjukkan bahwa Pedoman IBA sudah sering digunakan dalam berbagai kasus arbitrase di seluruh dunia. Ini mengkonfirmasikan fakta bahwa Pedoman IBA merupakan peraturan yang telah diakui oleh dunia arbitrase. Dalam riset, penulis menggunakan pendekatan normatif dalam meneliti rumusan masalah. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pihak-pihak yang bersangkutan dalam arbitrase, badan-badan arbitrase, dan juga pembuat undang-undang arbitrase dapat menggunakan Pedoman IBA sebagai panduan dalam menentukan standar imparsialitas dan independensi arbiter. 
Institution Info

Universitas Pelita Harapan