Abstract :
Pekanbaru merupakan salah satu kota yang terkenal dengan sektor perdagangannya, dimana banyaknya pedagang yang datang. Hal ini menjadikan banyaknya jasa penginapan yang buka di Pekanbaru, salah satunya adalah Hotel Citismart. Untuk menarik minat penginap dibutuhkan terobosan baru ataupun keunikan dalam hotel tersebut, sehingga perancangan baru pada Hotel Citismart adalah dengan menggabungkan Budaya Tionghoa dan Budaya Melayu Riau dimana kedua budaya lokal tersebut merupakan mayoritas etnis masyarakat Pekanbaru.
Perancangan interior Hotel Citismart ini bertujuan agar masyarakat setempat tidak lupa dengan budaya lokal mereka. Selain itu diharapkan dengan perancangan interior ini, pengunjung hotel dapat merasakan suasana yang berbeda dari hotel-hotel lainnya.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam perancangan interior Hotel Citismart ini adalah dengan observasi dan wawancara secara terbuka dan terstruktur. Pendekatan perancangan yang digunakan adalah pendekatan tematik dimana bertujuan untuk menonjolkan perpaduan kedua budaya lokal tersebut.