Abstract :
Pada tingkatan tertentu pasien yang akan menjalani operasi biasanya mengalami kecemasan. Respon fisiologis dan psikologis akibat cemas dapat mempengaruhi respon nyeri yang dialami pasien pascaoperasi. Belum ada penelitian di Rumah Sakit Siloam Lippo Village (SHLV) tentang kecemasan praoperasi dan nyeri pascaoperasi.Tujuan penelitian ini adalah meneliti hubungan kecemasan praoperasi dengan nyeri pascaoperasi pasien bedah umum di SHLV. Sampel diambil dengan tehnik purposive sampling, kriteria inklusi usia pasien > 12 tahun sampai dengan 50 tahun, pasien yang menjalani operasi bedah umum, pasien yang dirawat lebih dari 1 x 24 jam. Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif korelasional. Jumlah populasi penelitian sebanyak 103 pasien dengan jumlah sampel 73 pasien. Penelitian diuji dengan Spearman rho menunjukkan ada hubungan kecemasan praoperasi dengan nyeri pascaoperasi (p value = 0.002). Rekomendasi peneliti kepada perawat, agar meningkatkan edukasi pada pasien yang akan menjalani operasi, dan rekomendasi untuk peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang faktor ? faktor yang mempengaruhi kecemasan praoperasi seperti pada pasien yang telah mengalami operasi sebelumnya.