Abstract :
Kopi merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang memiliki kontribusi cukup besar dalam perekonomian Indonesia. Kopi arabika dan kopi robusta merupakan minuman kopi yang sangat digemari oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil dari perbedaan proses pengolahan kopi arabika dan kopi robusta, untuk mengetahui dan memperoleh hasil perbandingan harga pokok produksi antara kopi arabika dan kopi robusta dari sisi proses pengolahan kopi dengan metode full costing dan variabel costing. Populasi yang diambil dari keseluruhan harga pokok produksi selama satu kali panen dalam satu tahun, sedangkan sampel yang diambil dari harga pokok produksi secara keseluruhan dari populasi, sebab peneliti mengambil 100 hari pemetikan dalam 1 tahun sekali selama tiga bulan produksi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, tujuan penelitian kuantitatif menggambarkan data penelitian berupa angka-angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, proses pengolahan kopi arabika yang dilakukan oleh PT. Perkebunan Nusantara XII menggunakan cara basah dan Perkebunan Rakyat menggunakan proses pengolahan kopi robusta dengan cara kering. Untuk perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing kopi arabika sebesar Rp 1.027.641.350 dan kopi robusta sebesar Rp 339.059.600, sedangkan menurut metode variabel costing kopi arabika sebesar Rp 975.441.500 dan kopi robusta sebesar Rp 316.646.000.