Abstract :
Tujuan penelitian ini menganalisa pengaruh variasi belokan pada pipa tersier terhadap debit air di jalur distribusi pelanggan pdam unit tongas. Kehilangan energi merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kapasitas pipa sebagai sarana penghantar aliran air, kehilangan energi menyebabkan terjadinya pengurangan debit aliran dalam pipa, adapun faktor ? faktor yang menyebabkan kehilangan air ( NRW ) diantaranya : Fitting pipa yang bocor, banyaknya jumlah elbow, adanya pipa percabangan, serta adanya penyempitan aliran air secara mendadak. Metodologi penelitian yang di gunakan yaitu variasi Elbow 900 dan Elbow 450 dan variasi tekanan yang berbeda berdasarkan titik elevasi yang ada. Hasil penelitian pengaruh variasi Elbow yang berbeda mengalami perbedaan yang signifikan dari segi debit air pada titik elevasi pertama yang terdekat dengan Reservoir Tank yang awalnya 0,82 L/s sebelum WM dan 0,62 L/s setelah WM menggunakan Elbow 900 menjadi 1,7 L/s sebelum WM dan 1,1 L/s setelah WM menggunakan Elbow 450, terdapat kenaikan 0,88 L/s sebelum WM dan 0,48 L/s setelah wm namun pada tekanan hampir tidak ada perbuahan yang signifikan. Perbedaan hanya terdapat pada titik elevasi yang sangat rendah karena tekanan yang rendah. Selain Elbow faktor elevasi juga memiliki pengaruh terhadap tekanan dan debit air. Maka di perlukan instalasi pipa yang cocok pada titik elevasi yang berbeda karena letak geometris pelanggan PDAM yang berbeda ? beda.