Abstract :
Penelitian dilakukan di Bank Jatim Cabang Kota Probolinggo dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan kompetensi terhadap kinerja karyawan Bank Jatim Cabang Kota Probolinggo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis asosiatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bank Jatim Cabang Kota Probolinggo yang berjumlah 46 orang karyawan tetap. Jadi, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 46 orang karyawan tetap. Data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, observasi, dan dokumentasi kepada seluruh karyawan tetap Bank Jatim Cabang Kota Probolinggo sebagai responden. Metode analisis yang digunakan adalah uji kualitas data (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji f, uji t, dan koefisien determinasi (R2) dengan menggunakan bantuan program SPSS 22 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi dan kompetensi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan Bank Jatim Cabang Kota dengan nilai fhitung 213,812 > ftabel 3,21 dan dengan nilai signifikan (0,000). Secara parsial menunjukan bahwa variabel budaya organisasi (X1) berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) diperoleh nilai thitung 1,859 > ttabel 1,681 dengan nilai signifikansi (0,020). Sedangkan variabel kompetensi (X2) berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Y) diperoleh nilai thitung 7,686 > ttabel (1,681) dengan nilai signifikansi 0,000.. Berdasarkan hasil analisis mengenai variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja terlihat bahwa diantara kedua variabel bebas budaya organisasi dan kompetensi, yang paling dominan mempengaruhi variabel terikat kinerja yaitu variabel kompetensi dengan nilai thitung paling besar yaitu 7,686.