Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa return saham perusahaan sektor telekomunikasi dengan menggunakan model CAPM dan APT serta mengetahui mana yang lebih akurat penerapannya dalam memprediksi return saham perusahaan sektor telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis nilai MAD (Mean Absolute Deviation) dari setiap model CAPM dan APT. Data yang digunakan untuk penelitian ini bersifat data sekunder, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Objek dalam penelitian adalah Telekomunikasi Indonesia (TLKM), XL Axiata (EXCL), Indosat Ooredoo (ISAT), dan Smartfren Telecom (FREN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model peramalan expected return dengan model APT lebih akurat dibandingkan dengan Capital Asset Pricing Model (CAPM) dengan metode perhitungan MAD. Selain itu tidak terdapat perbedaan akurasi secara signifikan antara MAD CAPM dan MAD APT pada perusahaan sektor telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020.