Abstract :
Penelitian ini di lakukan pada Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Satu Pintu Terpadu Kabupaten Probolinggo dengan tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah (1) untuk menganalisis adanya pengaruh antara disiplin kerja, pengembangan karir dan kompetensi secara simultan terhadap kinerja pegawai Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Satu Pintu Terpadu Kabupaten Probolinggo (2) untuk menganalisis adanya pengaruh antara disiplin kerja, pengembangan karir dan kompetensi secara parsial terhadap kinerja pegawai Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Satu Pintu Terpadu Kabupaten Probolinggo (3) untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dominan antara disiplin kerja, pengembangan karir dan kompetensi terhadap knerja pegawai pada Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Satu Pintu Terpadu Kabupaten Probolinggo. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Satu Pintu Terpadu Kabupaten Probolinggo sebanyak 55 pegawai menggunakan teknik sampling yaitu sampling jenuh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian inferensial. Variabel yang digunakan meliputi disiplin kerja, pengembangan karir, kompetens dan kinerja pegawai. Metode analisis data dari hasil penelitian yaitu metode deskripsi kuantitatif dengan menggunkan SPSS berupa uji validitas dan realibitas, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, koefisien determinasi, pengujian hipotesis, heteroskdastisitas. Hasil penelitian ditunjukan dengan persamaan regresi berganda Y=-15,619 + 0,805X1+0,418X2+0,324X3. Hasil uji hipotesis simultan ftabel = 2,79 dan nilai fhitung 142,532 dengan nilai sig. F=0,000 < 0,05, berarti bahwa variabel bebas secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Dan hasil uji hipotesis parsial ttabel = 2,005 dan nilai thitung X1= 7,036, X2 =4,771, X3 =2,456 dengan nilai sig ketiga variabel < 0,05 membuktikan bahwa disiplin kerja, pengembangan karir dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji hipotesis dominan menunjukan variabel X1 memiliki nilai thitung lebih besar dibanding variabel independen lainnya.