Abstract :
Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII A SMPN 1 Pajarakan yang
terdiri dari 32 siswa dengan rincian siswa laki-laki berjumlah 15 dan siswi
perempuan berjumlah 17. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan
kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam 2 siklus
adapun tahapan dalam melakukan penelitian ini meliputi tahap perencanaan,
pelaksanaaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan
untuk meningkatkan hasil belajar PPKn dengan menggunakan model
pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw. Data yang diperoleh pada
penelitian yaitu hasil belajar kognitif siswa setelah diterapkan model
pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw meningkat yaitu dapat dilihat
dari hasil pratindakan siswa yaitu terdapat 13 siswa (40,6%) yang mendapat
nilai belum tuntas dan 19 siswa (59,4%) mendapat nilai tuntas. Pada siklus
1 mengalami sedikit peningkatan yaitu terdapat 7 siswa (21,9%) mendapat
nilai belum tuntas dan 25 siswa (78,1%) mendapat nilai tuntas. Pada siklus
ke 2 juga mengalami peningkatan hasil belajar yaitu terdapat 4 siswa
(12,5%) yang masih belum mendapat nilai tuntas dan 28 siswa (87,5%)
yang lainnya mendapat nilai tuntas.
Hasil belajar pada ranah afektif siswa juga mengalami peningkatan
yaitu pada pratindakan terdapat 9 siswa (30%) mendapat skor sangat baik
dan 23 siswa (70%) mendapat skor baik. Pada siklus 1 hasil belajar afektif
siswa meningkat yaitu 11 siswa (34,4%) mendapat skor sangat baik dan 21
siswa (65,6%) mendapat skor baik. Pada siklus kedua juga terjadi
peningkatan hasil belajar afektif siswa meningkat yaitu 18 siswa (56,3%)
mendapat skor sangat baik dan 14 siswa (43,75%) mendapat skor baik.
Hasil belajar ranah psikomotor juga mengalami peningkatan setelah
diterapkannya model kooperatif learning tipe jigsaw yaitu dengan hasil
belajar yang diperoleh pada saat pratindakan yaitu 15 siswa (46,9%)
mendapat skor baik dan 17 (37,5%) siswa mendapat skor cukup baik. Pada
siklus 1 mengalami peningkatan yaitu terdapat 16 siswa (50%) mendapat
skor sangat baik , 16 siswa (50%) mendapat skor cukup baik. Pada siklus 2
juga mengalami peningkatan hasil belajar yaitu terdapat 20 siswa (62,5%)
mendapat skor sangat baik dan 12 siswa (37,5%) yang lainnya mendapat
skor baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Model
Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Jigsaw pada pembelajaran PPKn
dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII A SMPN 1
PAJARAKAN