Abstract :
Indonesia merupakan salah satu negara agraris yang memiliki potensi besar
dalam hal perkembangan pertanian dan juga merupakan negara penghasil ubi jalar
kedua terbesar di dunia setelah Cina, dan memiliki produksi ubi jalar pada tahun
2011 sebesar 13.305 ton dengan luas areal panen sebesar 1.300 ha Kebutuhan ubi
jalar yang semakin meningkat sebagai bahan konsumsi dan bahan baku industri
yang memiliki prospek cerah, sehingga dibutuhkan berbagai upaya untuk
meningkatkan produksinya. Lahan sebagai tempat tumbuh tanaman perlu
diperhatikan kebutuhan unsur hara dan pengaturan jarak tanamnya, agar tidak
terjadi kompetisi antar tanaman yang bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman
terganggu. Tanaman ubi jalar dapat menjadikan peluang bagi petani dan
memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pengembangan ekonomi beberapa
wilayah, termasuk Probolinggo.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon jarak tanam dengan
jumlah ruas pucuk terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman ubi jalar varietas
Antin 1 (Ipomoea Batatas L.). Penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan
menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan dua faktor
perlakuan yaitu : Jarak Tanam dengan 3 taraf perlakuan dan Jumlah Ruas Pucuk 3
taraf perlakuan. Penelitian dilakukan dengan 3 kali ulangan, parameter pengamatan
meliputi, panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah cabang, berat
brangkasan basah, berat brangkasan kering, panjang umbi dan berat umbi. Analisis
statistik dilakukan terhadap semua data hasil pengamatan tanaman menggunakan
sidik ragam (uji F). Apabila pada sidik ragam memberikan pengaruh nyata maka
dilakukan uji lanjut menggunakan BNT 5%.