Abstract :
Tanaman kelor ( Moringa oleifera ) merupakan salah satu jenis tanaman
tropis yang sudah tumbuh dan berkembang di daerah tropis seperti Indonesia. Di
samping itu, tanaman kelor memiliki beberapa kandungan yang bermanfaat,
sehingga sangat berpotensi digunakan dalam pangan, kosmetik dan industri
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui ZPT alami yang memberi
pengaruh nyata terhadap pertumbuhan stek batang bibit tanaman kelor. 2) Untuk
mengetahui media tanam yang memberikan pengaruh nyata terhadap
pertumbuhan stek batang bibit tanaman kelor. 3) Untuk mengetahui interaksi
antara ZPT alami dan media tanam terhadap pertumbuhan stek batang bibit
tanaman kelor. Hipotesis : 1) Pemberian ZPT alami pengaruh nyata terhadap
pertumbuhan stek batang tanaman kelor. 2) Penggunaan beberapa media tanam
memberi pengaruh nyata terhadap pertumbuhan stek batang tanaman kelor. 3)
Terjadi interaksi antara ZPT alami dan media tanam memberikan pengaruh nyata
terhadap pertumbuhan stek batang tanaman kelor.
Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok
(RAK) Faktorial dengan 2 faktor yaitu ZPT alami yang terdiri dari 4 taraf
perlakuan dan penggunaan beberapa media tanam terdiri dari 4 taraf perlakuan
dengan 3 kali ulangan. Apabila hasil uji F pada taraf 5%, dan jika menunjukkan
pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT 5% serta jika terjadi
interaksi menggunakan BNT pada taraf 5%. Kesimpulan hasil penelitian ini antara
lain : 1) ZPT Alami memberikan pengaruh berbeda tidak nyata pada semua
parameter perlakuan (waktu muculnya tunas pertama, jumlah tunas pertanaman,
jumlah tunas dan panjang akar). 2) Media tanam memberikan pengaruh berbeda
sangat nyata, pada parameter waktu muculnya tunas pertama, jumlah tunas dan
panjang akar. Perlakuan media tanam pada perlakuan jumlah tunas pertanaman
menunjukan hasil berbeda tidak nyata. 3) Tidak terjadi interaksi kombinasi
pemberian ZPT alami dengan media tanam pada semua parameter.