Abstract :
Indonesia hanya memiliki 2 musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau.
Biasanya petani bawang merah bergantung pada musim penghujan untuk bercocok tanam
sehingga tidak perlu dilakukan penyiraman karena telah mendapatkan air hujan yang cukup.
Sedangkan pada musim kemarau tanaman harus disiram secara manual dengan teratur sesuai
dengan kondisi kelembaban tanah. Para petani biasanya tidak menjual hasil pertanian mereka
pada musim kemarau karena petani harus mengeluarkan biaya dan tenaga ekstra untuk
melakukan penyiraman tanaman bawang merah.
Untuk mengatasi kendala musim kemarau dan agar petani bawang merah tetap bisa
bercocok tanam pada musim kemarau maka diperlukan suatu produk alat penyiram tanaman
otomatis berbasis arduino berdasarkan kelembaban tanah yang dideteksi menggunakan sensor
kelembaban tanah. Alat ini akan mendeteksi apakah tanah tempat bercocok tanam dalam
kondisi kering ataupun basah sehingga alat dapat mengontrol penyiraman secara otomatis. Jadi
petani tidak perlu melakukan penyiraman secara manual. Sehingga petani bisa tetap bercocok
tanam pada saat musim kemarau.
Hasil penelitian ini adalah alat penyiram tanaman otomatis berbasis arduino. Untuk
pengolahnnya digunakan Arduino ATMega328P sedangkan untuk outputnya berupa pompa air
12 volt. Penambahan fungsi pada penyiram tanaman otomatis yang dibuat ini adalah
menggunakan lampu indikator sebagai penanda kondisi tanah pada tanaman bawang merah.
Kehadiran alat penyiram tanaman otomatis ini merupakan salah satu terobosan baru dalam
upaya memberikan alternatif penyiraman tanaman bawang merah dan memudahkan pengguna
dalam melakukan aktivitas penyiraman secara otomatis.