DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LAMA PERENDAMAN DENGAN BERBAGAI POSISI TANAM BENIH TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT NANGKA (Artocarpus heterophyllus)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Panca Marga
Author
Putri, Adelia Rashela
Subject
Fakultas Pertanian 
Datestamp
2019-10-07 06:49:40 
Abstract :
Tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang termasuk dalam family Moraceae. Kebutuhan nangka terus meningkat baik untuk konsumsi rumah tangga, industri maupun sebagai tanaman konservasi. Hal ini memerlukan usaha peningkatan produktivitas melalui pengembangan dan pemeliharaan tanaman yang lebih intensif dan efisien. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam usaha peningkatan produktivitas adalah pembibitan tanaman. Salah satu faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan perbanyakan tanaman secara generatif melalui biji adalah rendahnya kemampuan biji untuk berkecambah, sehingga perlu dilakukan perlakuan agar perkecambahan benih nangka menjadi maksimal sebelum penanaman. Perendaman merupakan salah satu upaya fisik yang dilakukan untuk memaksimalkan perkecambahan benih nangka. Selain upaya fisik adapula upaya mekanis yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan perkecambahan dengan mengatur posisi tanam benih. Posisi tanam benih yang tepat, akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan awal bibit, kekuatan sistem perakaran. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor yaitu Lama Perendaman (L) sebanyak 4 taraf perlakuan dan Posisi Tanam Benih (P) sebanyak 3 taraf dengan 3 kelompok ulangan. Apabila hasil uji F menunjukkan pengaruh yang nyata maka analisis dilanjutkan Uji BNT pada taraf 5%. Kesimpulan hasil penelitian ini antara lain : 1). Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata pada parameter kecepatan berkecambah umur 3 HSS. Sedangkan pada parameter daya berkecambah, tinggi bibit, jumlah daun dan panjang akar berpengaruh tidak nyata. 2). Perlakuan posisi tanam benih berpengaruh nyata pada parameter tinggi bibit dan berpengaruh sangat nyata pada parameter panjang akar. Sedangkan pada parameter daya berkecambah, kecepatan berkecambah dan jumlah daun berpengaruh tidak nyata. 3). Interaksi antara perlakuan lama perendaman dan posisi tanam benih, pada semua parameter pengamatan berpengaruh tidak nyata. 
Institution Info

Universitas Panca Marga