Abstract :
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan tanaman sayuran rempah yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.Bawang merah termasuk tanaman semusim dan umumnya ditanam serentak bila musim tanam tiba, sehingga ketersediaanya melimpah pada musim panen dan kurang bila musim panen lewat.Penyimpanan umbi bawang merah sebagai benih yang biasa dilakukan oleh petani adalah dengan menyimpan diatas para-para dapur atau disimpan di gudang. Petani memiliki anggapan semakin lama disimpan, umbi bawang merah akan semakin baik untuk dijadikan benih. Secara umum produktivitas bawang merah masih tergolong rendah, hal ini disebabkan pemilihan teknologi budidaya yang belum optimal dan tepat. Salah satu teknologi peningkatan produktivitas bawang merah dengan menggunakan pupuk organik cair adalah pupuk yang berperan dalam meningkatkan aktivitas biologi, kimia, dan fisik tanah sehingga tanah menjadi subur dan baik untuk pertumbuhan tanaman (Indriani, 2004). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon beberapa macam penyimpanan bibit bawang merah, konsentrasi POC dan interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascolanicum L.). Penelitian yang dilakukan adalah penelitian dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor perlakuan yaitu: Penyimpanan bibit bawang merah 3 taraf perlakuan dan konsentrasi POC 4 taraf perlakuan. Penelitian dilakukan dengan 3 kali ulangan, parameter pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, jumlah anakan,diameter batang, brangkasan basah, dan brangkasan kering. Analisis statistik dilakukan terhadap semua data hasil pengamatan tanaman menggunakan sidik ragam (uji F). Apabila sidik ragam faktor tunggal memberikan pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penyimpanan bibit bawang merah memberikan pengaruh nyata pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, brangkasan basah dan brangkasan kering. Perlakuan penyimpanan bibit terbaik (P) pada P1 (umur simpan 3 bulan). Konsentrasi POC berpengaruh nyata pada panjang tanaman dan jumlah daun. Tidak terjadi interaksi antara penyimpanan bibit dan konsentrasi POC pada semua parameter.