Abstract :
Limbah industri tahu pada umumnya dibagi menjadi dua bentuk limbah, yaitu limbah padat dan limbah cair. Limbah cair industri tahu mengandung bahan organik yang dapat diuraikan secara anaerob menjadi gas metana (CH4), gas-gas lain, dan air yang biasa disebut biogas. Salah satu biokatalis yang berpotensi sebagai sumber mikroorganisme dalam pembuatan biogas adalah Effective Microorganisms 4 (EM-4). Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan EM-4 dengan konsentrasi 0,5%; 1%; dan tanpa EM-4 ke dalam 15 liter limbah cair tahu di dalam digester untuk dilakukan fermentasi selama 7 hari. Pengamatan tekanan pada manometer dilihat dari beda ketinggian cairan manometer U dan proses pembakaran dilakukan pada hari ke-7 (tekanan konstan). Tekanan maksimum biogas selama 7 hari yakni pada EM4 1% sebesar 927,864 kg/m.s2 menghasilkan api berwarna biru, bau tidak sedap, tidak menimbulkan asap dengan tinggi api 12,602 mm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin besar konsentrasi EM-4 yang digunakan, akan menghasilkan tekanan biogas dan api yang semakin besar.