Abstract :
Kale merupakan jenis sayur kelas dunia yang mengandung nilai nutrisi tinggi. Saat ini tanaman kale banyak dibudidayakan dengan metode hidroponik, namun masih banyak petani konvensional yang belum membudidayakan tanaman kale. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar memaksimalkan produksi sayur kale diantaranya adalah pengaturan jarak tanam yang tepat dan penggunaan konsentrasi pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon jarak tanam dan konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kale nero lacinato (Brassica oleracea var. Palmifolia) di dataran rendah. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (split plot design) yang terdiri dari dua faktor yaitu : jarak tanam dengan 3 taraf dan konsentrasi pupuk organik cair dengan 4 taraf, serta 3 kali ulangan. Parameter yang diamati antara lain, tinggi tanaman, jumlah daun, Panjang akar, berat basah, dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh yang berbeda nyata terhadap kedua perlakuan jarak tanam dan konsentrasi pupuk organik cair. Interaksi perlakuan jarak tanam dengan taraf 20 x 25 cm dan konsentrasi pupuk organik cair dengan taraf 20 ml/l memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 48 HST.