Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam
kegiatan pembelajaran di SDN Pajurangan, sehingga hasil belajar yang diperoleh
peserta didik belum mencapai KKM yang telah diterapkan. Berdasarkan observasi
diketahui bahwa penggunaan metode konvensional, dimana berfokus pada guru
dengan metode ceramah dan tanya jawab mempengaruhi rendahnya hasil belajar
peserta didik.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin
yang dilakanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan,
dengan 4 tahap kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.
Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN Pajurangan berjumlah 21
siswa terdiri dari 14 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan
data yang digunakan yaitu observasi, tes dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada
prasiklus sebesar 33% dengan rata-rata kelas sebesar 64, pada siklus 1 mengalami
peningkatan 24% menjadi 57% dengan rata-rata kelas sebesar 70 dan pada siklus II
mengalami peningkatan 33% menjadi 90% dengan rata-rata kelas 80. Indikator
keberhasilan dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar siswa
dengan tercapainya Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan rata-rata
mencapai 80% pada pembelajaran Subtema 1.