Abstract :
Hasil belajar matematika siswa kelas III SDN Jrebeng Kidul tergolong
rendah, hal ini disebabkan oleh metode yang diterapkan guru dalam mengajar masih
bersifat monoton, kurang inovatif dan siswa hanya mengandalkan perkalian dengan
cara menghafal. Guru hanya memberi materi, memberi tugas dan mengevaluasi
hasil tugas siswa. Rendahnya pengetahuan tentang berhitung perkalian membuat
siswa sulit serta malas mengerjakan soal perkalian, karena siswa mengerjakan
perkalian dengan cara menjumlah berulang dan hal itulah membuat membuat siswa
terasa bosan di kelas, sehingga siswa tidak betah di dalam kelas (sering meminta
izin keluar). Kondisi lainnya juga terlihat pada kurangnya siswa terlibat langsung
dalam kegiatan belajar matematika seperti tidak mau bertanya, ragu dalam
memberikan pendapat, tidak mau menjawab jika diberikan pertanyaan. Fokus
masalah pada penelitian ini : apakah ada pengaruh penggunaan metode Jarimatika
terhadap hasil belajar matematika materi perkalian siswa di kelas III SDN Jrebeng
Kidul Tahun Ajaran 2022/2023.
Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan pre-experimental
design dengan One Group Pretest-Posttest Design, terdapat instrumen berupa soal
pretest-posttest dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta teknik
pengumpulan data berupa 1) Obsevasi, 2) Tes, 3) Angket, dan 4) Dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest hasil belajar siswa adalah 61,52
yang dikategorikan sedang, dan nilai hasil rata-rata hasil belajar siswa setelah
diberikan posttest yaitu 87,39 dikategorikan tinggi, serta dengan temuan uji-t dari
pengujian hipotesis menunjukkan frekuensi 23-1 = 22 dan nilai thitung 16,7. Dengan
demikian, untuk ttabel = 2,074, t hitung > t tabel, maka hipotesis alternatif (Ha) diterima
dan hipotesis nol (H0) ditolak pada taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan:
Menunjukkan bahwa penggunaan metode jarimatika dapat mempengaruhi hasil
belajar siswa kelas III SDN Jrebeng Kidul pada mata pelajaran matematika materi
perkalian.