Abstract :
Berdasarkan Hasil data penelitian menunjukan bahwa aktivitas belajar siswa dikelas
3 diawal pertemuan dapat dikategorikan rendah serta bahan ajar yang digunakan oleh guru
kelas 3 sangatlah konvensional, kurang efektif serta guru masih menggunakan metode
ceramah, diskusi dan penugasan. didasari beberapa permasalahan yang terjadi dalam
penelitian, maka peneliti memutuskan untuk melakukan observasi ke SDN Kalisalam 1
tentang Penerapan media pembelajaran 2 dimensi berbasis montessori dengan Tujuan untuk
mengetahui bagaimana Media pembelajaran 2 dimensi berbasis montessori dapat
meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas 3 SDN Kalisalam 1
kabupaten probolinggo.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK) yang
dikembangkan oleh Kemmis dan Taggart dengan empat tahapan yaitu perencanaan,
pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan dua pertemuan dalam setiap siklusnya,
dengan subjek penelitian adalah siswa kelas 3 SDN Kalisalam 1 berjumlah 28 siswa terjadi
dari 10 siswa laki-laki dan 18 siswi perempuan.
Peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 66,6% dengan angka
presentase aktivitas siswa adalah 65,55% yang di kategorikan kurang dan siswa yang siswa
yang tuntas mencapai 11 siswa dan 17 siswa dinyatatakan tuntas Sedangkan hasil belajar
siswa pada siklus II mencapai 79% dengan angka presentase aktivitas siswa adalah 81,21%
yang dikategorikan baik serta siswa yang tuntas pada siklus II mencapai 23 dari 28 siswa
kelas 3 dinyatakan tuntas belajarnya dengan perolehan nilai tertinggi 80-90 angka tersebut
sesuai dengan nilai yang ditetapkan KKM 75. Dapat disimpulkan Penerapan Media
pembelajaran 2 dimensi berbasis montessori dapat meningkatkan hasil belajar dalam
pembelajaran IPA pada siswa kelas 3 SDN Kalisalam 1 kabupaten probolinggo.