Abstract :
Radiasi matahari secara keseluruhan di Indonesia berkisar antara 4,66
hingga 5,34 kilowatt-jam per meter persegi per hari. Oleh karena itu, diperlukan
langkah-langkah untuk mengoptimalkan potensi energi matahari menjadi sumber
energi listrik, terutama di area Universitas Panca Marga. Selain menghitung potensi
energi listrik dari alat yang dirancang, penelitian ini juga bertujuan untuk
menghitung berapa banyak komponen utama yang digunakan sistem Pembangkit
Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai backup kebutuhan beban laboratorium bahasa
Universitas Panca Marga. Pada penelitian ini akan dibahas perancangan
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Untuk Mendukung Analisis Sistem
Energi Terbarukan di Universitas Panca Marga. Perancangan PLTS ini mampu
menghasilkan energi listrik sebesar 1,232 kWh dalam sehari dengan biaya
pembuatan Rp 3.977.000. Sedangkan untuk membangkitkan energi 106,61 kW/hari
di laboratorium bahasa Universitas Panca Marga dibutuhkan 41 unit panel surya
700 Wp, baterai (energy storage) 30 Pcs dengan spesifikasi 12V 600 Ah, dan
inverter 2200 kW.