Abstract :
Pepaya Merah Delima merupakan salah satu varietas unggul buah tropika hasil
penelitian dari Badan Litbang Pertanian. Rasanya sangat manis, legit, dan tidak
beraroma, mempunyai ukuran buah sedang, rongga buah berbentuk bintang
bersudut lima, warna daging buah merah, dan tekstur daging buahnya kenyal.
Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui pengaruh
komposisi media tanam terhadap pertumbuhan bibit Pepaya Merah Delima
(Carica papaya L). 2) Untuk mengetahui pengaruh interval pemberian POC
limbah ikan terhadap pertumbuhan bibit Pepaya Merah Delima (Carica papaya
L). 3) Untuk mengetahui interaksi komposisi media tanam dan interval pemberian
POC limbah ikan terhadap pertumbuhan bibit Pepaya Merah Delima (Carica
papaya L)
Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok
(RAK). Faktor yang digunakan berjumlah dua yaitu Komposisi media tanam
sebanyak 3 taraf perlakuan (M1= Tanah : Arang Sekam : Pupuk Kandang
kambing 1 : 3 : 4, M2= Tanah : Arang Sekam : Pupuk Kandang kambing 2 : 1 : 1,
M3= Tanah : Arang Sekam : Pupuk Kandang Kambing 1 : 2 : 1) dan Interval
pemmberian POC limbah ikan sebanyak 4 taraf perlakuan (P0= Kontrol, P1= 4
hari sekali, P2= 8 hari sekali, P3= 12 hari sekali) dengan 3 kali ulangan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Perlakuan media tanam tidak berbeda
nyata, kecuali pada parameter muncul tunas, jumlah daun dan brangkasan kering.
Perlakuan terbaik pada (M2) dengan perbandingan Tanah : Arang Sekam : Pupuk
Kandang Kambing (2 : 1 : 1). 2) Perlakuan interval pemberian POC Limbah Ikan
berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan, kecuali pada parameter
tinggi tanaman, dan luas daun. Perlakuan terbaik pada (P1) dengan taraf 4 hari
sekali. 3) Tidak terjadi interaksi antara komposisi media tanam dan interval
pemberian POC Limbah Ikan terhadap pertumbuhan bibit Pepaya Merah Delima
(Carica papaya L).